Profil Pasangan Calon

Wahidin Dan Andhika


Dr. H. Wahidin Halim M.Si



Drs. H. Wahidin Halim, M.Si adalah pengusaha Indonesia dan politisi Partai Demokrat yang menjabat sebagai Walikota Tangerang periode 2003-2013.

Lahir: Tangerang, 14 Agustus 1954 (62tahun)

Pasangan: Hj. Niniek Nuraini

Pendidikan: Universitas Padjadjaran (UNPAD) Program Doktoral Program Studi Ilmu Pemerintahan (S3) Lulus Tahun 2011

--------------

Deepak Bhagya

H. Andhika Azrumy, S.Sos



Andika Hazrumy, S.Sos, M.AP

Lahir: Bandung, 16 Desember 1985 (31tahun)

Pasangan: Ade Rosi Khairunnisa

Pendidikan: Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Universitas Pasundan (Unpas),

Rano dan Embay


H Rano Karno, S.IP

H. Rano Karno, S.I.P adalah seorang aktor, penyanyi, dan sutradara, Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur Banten sejak 12 Agustus 2015.

Lahir: Jakarta, 8 Oktober 1960 (56 tahun)

Pasangan: Dewi Indriati (m. 1988)

Pendidikan: Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara Tangerang

--------------

Deepak Bhagya

H Embay Mulya Syarif

Embay Mulya Syarief adalah salah seorang tokoh pendiri Provinsi Banten. Di dalam tubuh Embay mengalir darah ulama, jawara, ekonom, cendekiawan, dan bankir. Embay juga merupakan pengusaha sukses yang suka berpenampilan sederhana.

Lahir: Pandeglang, 4 Maret 1952 (64 Tahun)

Pasangan: Hj. Munawaroh

Pendidikan: SMAN 1 Kota Serang

Visi dan Misi

Cari tahu Visi Misi Calon Gubernurmu disini!


Wahidin-Andhika "1"

  • VISI UNTUK BANTEN 2017 - 2022

    BANTEN YANG MAJU, MANDIRI, BERDAYA SAING, SEJAHTERA DAN BERAKHLAKUL KARIMAH

    MAJU

    Berarti adanya perubahan dari kondisi semula ke arah yang lebih bak. Cara-cara lama dalam mengelola pemerintahan ditinggalkan, selanjutnya cara baru dalam mengelola pemerintahan yang sesuai dengan prinsip good govemanace dipakai. Beberapa indikator indikator pengelolaan pemerintahan yang lebih maju adalah: adanya inovasi dalam tata kelola pemerintahan (lebih efisien, efektif, transparan, akuntabel disertai perbaikan hubungan kelembagaan dengan kabupaten/kota), dan adanya perubahan mindset atau perubahan budaya lama yang tidak sesuai dengan tuntutan masyarakat.

    Mandiri

    Mengacu pada kemampuan keuangan daerah untuk mendukung dan menjalankan pembangunan daerah. Suatu daerah dikatakan mandiri bila pendapatan asli daerahnya dalam APBD cukup dominan, sehingga tidak tergantung oleh bantuan atau subsiidi pemerintah pusat. Mandiri disini menunjukkan kemampuan fiskal yang cukup untuk merealisasikan berbagai program pemerintah daerah.

    Berdaya Saing

    Berarti kemampuan daerah mengelola dan mengembangkan segenap potensi yang dimiliki serta menghilangkan berbagai hambatan sehingga berhasil menjadi tujuan investasi dibandingkan dengan daerah lainya. Beberapa parameter investasi seperti infrastruktur yang memadai, keamanan yang terjamin, pelayanan perijinan yang mudah berkepastian hukum, sumber daya manusia yang berkualitas, dan ketersediaan energi menjadi tolok ukurnya.

    Sejahtera

    Diukur dengan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui tiga indikator utama yaitu kondisi pendidikan, kesehatan, dan kondisi daya beli masyarakat.

    Akhlakul Karimah

    Menekankan pada perilaku kehidupan masyarakat dan pemerintah yang mencerminkan penerapan nilai-nilai agama. Yakni, nilai-nilai yang sesuai dengan hakikat ketuhanan, keberadaan manusia berserta alam seisinya

  • MISI UNTUK BANTEN 2017-2022

    1. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance)

    2. Membangun dan Meningkatkan kualitas infrastruktur

    3. Meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan berkualitas

    4. Meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan berkuaiitas

    5. Meningkatkan kualitas pertumbuhan dan pemerataan ekonomi

  • PROGRAM UNTUK BANTEN 2017-2022

    A. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik

    1. Penerapan E-Planning, E-monev, dan E-Bugdeting

    2. Reformasi Birokrasi

    3. Penerapan Manajemen Kinerja ( Peningkatan Predikat LAKIP dari CC ke BB)

    4. Reformasi Tata Kelola Keuangan ( Peningkatan predikat dari Desclaimer / WDP ke WTP)

    5. Peningkatan Indeks Kepuasan Masyarakat dalam Pelayanan Publik

    6. Perbaikan Angka Indeks Persepsi Korupsi

    7. Perbaikan Hubungan Kerja Daerah Provinsi dengan Kabupaten/ Kota


    B. Membangun dan Meningkatkan kualitas infrastruktur


    1. Pembangunan 2.016 Ruang Kelas Baru/168 Unit Sekolah untuk jenjang SMA dan SMK untuk Meningkatkan APK dari 66 ke 80, Setara Biaya 705 Miliar

    2. Pembangunan 1.563 Ruang Kelas Baru atau 130 Unit Sekolah untuk Jenjang SMP untuk Meningkatkan APK dari 79 ke 90 , Setara Biaya 550 Miliar

    3. Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pendidikan Strata 1 bagi 343 Guru SMA dan 820 Guru SMK

    4. Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pendidikan Strata 1 bagi 2900 Guru SMP

    5. Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pendidikan Strata 1 bagi 7832 Guru SD

    6. Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pendidikan Strata 2 bagi 500 Guru SD, SMP, SMA, SMK

    7. Pembangunan Sarana dan Prasarana untuk 1.000 PAUD dan TK,

    8. Peningkatan Kesejahteraan Guru melalui Pemberian Insentif bagi 110.996 Guru dari TK, SD, SMP, SMA, SMK

    9. Pembangunan 1.000 Perpustakaan dan Tempat Uji Kompetensi (TUK), Setara Biaya 100M

    10. Peningkatan Prestasi Siswa Berbakat bagi 1.000 siswa SD, SMP, SMA dan Sekolah Berkebutuhan Khusus.

    11. Peningkatan Fungsi Sekolah dalam Menanamkan Nilai-nilai Agama serta Membentuk Karakteryang Berakhlaqul Karimah


    C. Meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan berkualitas


    1. Pengembangan Rumah Sakit Umum Provinsi Menjadi Rumah Sakit Rujukan Regional

    2. Pembangunan 77 Puskesmas Baru untuk Mencapai Rasio 1 Kecamatan 2 Puskesmas

    3. Penyediaan Dokter pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan Khususnya untuk wilayah Terpencil dengan Pemberian Insentif bagi 440 Dokter

    4. Umum/Gigi dan Petugas Kesehatan Masyarakat

    5. Peningkatan Kapasitas Regulasi di bidang Pelayanan Kesehatan

    6. Peningkatan Penyediaan Air Bersih kepada Masyarakat melalui Pembangunan 8 Sumber Air Baku di 8 Kabupaten/Kota


    D. Meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan berkualitas


    1. Pembangunan 273.000 Meter Ruas Jalan Provinsi yang Rusak dari Total 852.000 Meter Jaian Provinsi

    2. Pembangunan Jalan Kolektor Baru untuk Membuka Jalur Isolasi dan Membuka Interkoneksi Antar Wilayah

    3. Pembangunan dan Perbaikan Jembatan pada Seluruh Jalan Provinsi

    4. Pembangunan Jembatan Penyeberangan untuk Mempermudah Akses Penduduk terhadap Pelayanan Publik dan Kegiatan Ekonomi

    5. Normalisasi 32 Sungai dari Seluruh Sungai yang Ada di Banten

    6. Normaiisasi 41 Situ untuk Pengembalian Fungsi Situ

    7. Pembangunan Terminal Tipe B dan Pengembangan Sistem Transportasi Massal Skala Provinsi

    8. Pembangunan Infrastruktur yang Menunjang Sistem Transportasi Laut dan Aktivitas Ekonomi Sektor Maritim

    9. Revitalisasi Kawasan Banten Lama dalam Rangka Pengembangan Sektor Pariwisata dan Pelestarian Cagar Budaya serta Kearifan Lokal

    10. Penataan Kawasan Kumuh Kampung Nelayan, Perdesaan/Perkotaan

    11. Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah Skala Provinsi untuk Mepertahankan Daya Dukung Lingkungan dan Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan

    12. Evaluasi Perencanaan Pemanfaatan Pengendalian Tata Ruang Wilayah Provinsi

    13. Pembangunan dan Revitalisasi Infrastruktur Pertanian (Bendungan, Irigasi, dll)


    E. Meningkatkan kualitas pertumbuhan dan pemerataan ekonomi


    1. Penciptaan Iklim Investasi melalui Perbaikan Perizinan,Infrastruktur, Regulasi Tenaga Kerja, Fasilitasi Sumber Energi dan Menciptakan Keamanan dan Ketertiban untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah

    2. Pengendalian Inflasi Daerah

    3. Pemberdayaan Ekonomi bagi Masyarakat Miskin Khususnya Petani dan Nelayan

    4. Pengembangan Kawasan Ekonomi yang Berbasis Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

    5. Peningkatan Tata Kelola APBD untuk Meningkatkan Kapasitas Fiskal Daerah dalam rangka Mendukung Pembangunan Daerah serta Fungsi APBD dalam Hai Distribusi dan Alokasi

"2" Rano-Embay

  • VISI UNTUK BANTEN 2017 - 2022

    BANTEN BANGKIT, MAJU DAN SEJAHTERA BERLANDASKAN IMAN DAN TAQWA

    Banten Bangkit

    Adalah bagian dari semangat pembentukan Provinsi Banten yang disampaikan rakyat Banten untuk memperkuat, mengembangkan dan memajukan bangsa dan negara di era otonomi daerah. Oleh karena, seluruh lapisan masyarakat Banten mampu bangkit untuk melakukan percepatan pembangunan daerahnya sehingga mampu sejajar dengan provinsi lain dengan mengoptimalkan kekuatan potensi daerah yang dimiliki untuk sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat secara berkeadilan dan berkesinambungan.

    Banten Maju

    Adalah harapan untuk menjadi salah satu jajaran provinsi dengan peringkat terbaik di Indonesia. Kondisi Provinsi Banten yang maju pada tahun 2022 ditandai dengan: kondisi sumberdaya manusia yang berpendidikan tinggi; angka harapan hidup yang lebih tinggi; laju pertumbuhan penduduk yang lebih kecil; kualitas pelayanan sosial yang lebih baik; struktur ekonomi berbasis industri dan pertanian yang tangguh; pertumbuhan ekonomi yang tinggi; tingkat penyerapan tenaga kerja yang tinggi; meningkatnya kualitas pelayanan publik; serta meningkatnya partisipasi masyarakat secara nyata dan aktif dalam segala aspek pembangunan.

    Banten Sejahtera

    Adalah Hakekat pembangunan dalam peningkatan ekonomi dan daya beli masyarakat yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup serta memampukan masyarakat Banten secara keseluruhan dalam memenuhi kebutuhan dasar baik secara material maupun spiritual. Oleh karena itu, Banten Sejahtera dapat dicapai dengan memperkuat landasan dan peningkatan kinerja pada bidang perekonomian, pendidikan dan kesehatan, pemerintahan daerah, pengembangan kawasan dan wilayah yang didukung oleh pembangunan sarana dan prasarana dasar yang diorientasikan pada peningkatan kualitas SDM yang cerdas, religius, dan berdaya saing menuju terwujudnya kemajuan dan kemandirian daerah menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Banten yang berlandaskan intan dan taqwa

    Adalah persyaratan mutlak untuk dapat terwujudnya kehidupan bermasyarakat yang agamis, agar senantiasa berakhlak mulia dan taat pada tuntunan ajaran agama yang diyakini. Keberhasilan pembangunan tidak akan membawa kemaslahatan bila tidak dilandasi keimanan dan ketaqwaan.

  • MISI UNTUK BANTEN 2017-2022

    1. Memantapkan pembangunan infrastruktur wilayah dan kawasan untuk pemenuhan layanan dasar dan peningkatan daya saing daerah;

    2. Menciptakan ekosistem ekonomi yang sinergis antarpelaku usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas dengan iklim investasi yang kondusif serta keberpihakan pada masyarakat;

    3. Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang sehat, cerdas, berbudaya dan berdaya saing;

    4. Memperkuat sinergi pembangunan daerah melalui kerjasama pembangunan an tar pemerintahan Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota yang selaras, serasi dan seimbang;

    5. Meningkatkan kinerja pemerintahan daerah yang bersih dan berintegritas menuju tata kelola pemerintahan yang berkualitas.

  • PROGRAM UNTUK BANTEN 2017-2022


    INFRASTUKTUR


    Memantapkan pembangunan infrastruktur wilayah dan kawasan untuk pemenuhan layanan dasar dan peningkatan daya saing daerah

    1. Meningkatkan kualitas jalan provinsi dengan pola pembangunan/pemeliharaanberkelanjutan;

    2. Mengembangkan kawasan ekonomi pesisir terpadu sebagai sabuk maritim;

    3. Membangun infrastruktur air bersih, persampahan, energi dan sistem transportasi untuk menjadikan Banten sebagai Provinsi yang cerdas (Smart Province).


    PERTUMBUHAN EKONOMI


    Menciptakan ekosistem ekonomi yang sinergis antarpelaku usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas dengan iklim investasi yang kondusif serta keberpihakan pada masyarakat

    1. Meningkatkan dan melindungi usaha ekonomi kerakyatan bagi Petani, Nelayan, dan UMKM.

    2. Mendorong dan memfasilitasi kewirausahaan pemuda dalam menciptakan kemandirian berbasis ekonomi kreatif.

    3. Memacu pertumbuhan investasi yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.

    4. Mengembangkan produk unggulan daerah yang inovatif dan kompetitif dengan melibatkan lembaga penelitian dan perguruan tinggi dengan dukungan akses permodalan dan pendampingan.


    SUMBER DAYA MANUSIA


    Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing

    1. Membangun Islamic Science Technopark yang terdiri dari Perpustakaan dan Museum Syekh Nawawi Al Bantani, Pusat Vokasional, Banten Islamic Center dan Pusat Pengembangan Teknologi.

    2. Mengembangkan Taman Budaya Banten sebagai ruang interaksi publik untuk melestarikan dan mempertahankan nilai-nilai jati diri dan kebudayaan Banten.

    3. Meningkatkan dan memperluas akses layanan SMA dan SMK yang bermutu dan relevan ditambah dengan pendidikan vokasi dan pemagangan.

    4. Meningkatkan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah Banten menjadi Rumah Sakit kelas A.


    SINERGI


    Memperkuat sinergitas pembangunan daerah melalui keriasama oembaneunan antar pemerintahan Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota serta dunia usaha secara selaras, serasi dan seimbang;

    1. Membangun sistem angkutan umum masal antar kabupaten/kota untuk memperkuat konektivitas ekonomi perkotaan dan perdesaan;

    2. Membangun kawasan wisata unggulan berorientasi internasional berbasis budaya dan pesona alam; 3. Merevitalisasi fungsi-fungsi koordinasi pimpinan daerali dan antar kepala daerah dalam semangat banten bangkit.


    TATA KELOLA PEMERINTAHAN


    Meningkatkan kinerja pemerintahan daerah yang bersih dan berintegritas menuju tata kelola pemerintahan yang berkualitas

    1. Menegakkan pencegahan korupsi di pemerintahan dengan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

    2. Mengembangkan kapasitas kelembagaan dan kompetensi aparatur pemerintahan daerah untuk menghadirkan negara dalam memenuhi hak publik

Gunakan Hak Pilih Anda

Say No to Golput!!


Jumat, 02 Desember 2016

3

2

1

DAFTAR PEMILIH TETAP

Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Tahun 2017


1

Kota Cilegon

Kota Cilegon (8 kecamatan ; 43 kelurahan/desa ; 622 TPS) Jumlah pemilih 281.369 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 141.789 dan pemilih perempuan 139.585

2

Kota Serang

Kota Serang (6 kecamatan ; 66 kelurahan/desa: 66 ; 959 TPS) Jumlah pemilih 455.291 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 230.587 dan pemilih perempuan 224.704

3

Kota Tangerang

Kota Tangerang (13 kecamatan ; 104 kelurahan/desa ; 2.468 TPS) Jumlah Pemilih 1.127.917 orang, terdiri dari pemilih laki-laki: 567.445 dan pemilih perempuan 560.469

4

Kota Tangerang Selatan

Kota Tangerang Selatan (7 kecamatan ; 54 kelurahan/desa ; 2.205 TPS) Jumlah pemilih 881.382 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 437.448 dan pemilih perempuan 443.934

5

Kabupaten Lebak

Kabupaten Lebak (28 kecamatan ; 345 kelurahan/desa ; 1.817 TPS) Jumlah pemilih 936.428 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 478.102 dan pemilih perempuan 458.326Gubernur

6

Kabupaten Pandeglang

Kabupaten Pandeglang (35 kecamatan ; 339 kelurahan/desa ; 1.903 TPS) Jumlah pemilih 920.320 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 467.423 dan pemilih perempuan 452.897

7

Kabupaten Serang

Kabupaten Serang (29 kecamatan ; 326 kelurahan/desa ; 2.181 TPS) Jumlah pemilih 1.109.495 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 561.328 dan pemilih perempuan 548.167

8

Kabupaten Tangerang

Kabupaten Tangerang (29 kecamatan ; 274 kelurahan/desa ; 4.385 TPS) Jumlah pemilih 2.022.286 orang, terdiri dari pemilih laki-laki 1.023.622 dan pemilih perempuan 998.664

9

Total DPT

Dengan demikian ada 7.734.485 orang pemilih pada Pilkada Banten 2017 dari 4 kabupaten dan 4 kota yang meliputi 155 kecamatan, 1.551 kelurahan dan 16.540 TPS di seluruh Provinsi Banten. Adapun jumlah total pemilih laki-laki sebanyak 3.907.744 orang, dan pemilih perempuan sebanyak 3.826.746 orang.

Tata Cara memilih di TPS

Yang terpenting sebelum memilih dianjurkan untuk berdoa terlebih dahulu


1

Pertama

Pemilih yang sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) mendatangi TPS sesuai dengan yang tertera dalam Surat Pemberitahuan Memilih (Formulir C6)

2

Kedua

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) membuka kotak suara dan memeriksa perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara, Ketua KPPS menjelaskan tata cara pemberian suara.

3

Ketiga

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menerima Formulir C6 dan memeriksa nama pemilih dalam DPT Pemilih dipersilakan menunggu di dalam tenda TPS hingga namanya dipanggil oleh Petugas KPPS

4

Keempat

Petugas KPPS memberikan surat suara kepada Pemilih Pemilih membuka lembar surat suara tersebut di hadapan Petugas guna menghindari ditemukannya surat suara yang rusah atau sudah tercoblos

5

Kelima

Pemilih membawa surat suara ke dalam bilik suara dan menggunakan hak pilihnya mencoblos salah satu kolom pasangan calon Gubernur Wakil Gubernur

6

Keenam

Pemilih melipat kembali surat suara yang telah dicoblos lalu keluar dari bilik menuju meja kotak suara dan memasukkannya ke dalam kotak suara, Pemilih mencelupkan jarinya ke dalam tinta biru, sebagai bukti telah menggunakan hak pilihnya.

Sukseskan Pilkada Banten 2017

Berikan Kritik, Saran atau Pengaduan Seputar Pemilu


Alamat

( UNTIRTA )Jalan Raya Jakarta KM. 4, Panancangan, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42124

Phone number

+(628) 9628 1477 48

Website

bantenmencari.blogspot.co.id